Jujur saya ga suka diginiin, kamu ngatur hidup saya apa hak kamu marah-marahin saya? saya emang gaberani ngelawan kamu? saya ngga ada apa-apanya dibanding kamu, saya emang ga bisa apa-apa tapi bukan berarti kamu yang harus ngatur kehidupan aku. Katanya sahabat? tapi setiap keputusan yang aku ambil selalu kamu protes, kenapa ya aku selalu salah dimata kamu? "kamu intropeksi,deh!" kata-kata itu yang selalu kamu kasih ke aku. Maaf ya bukannya aku gamau intropeksi diri, tapi kata orang-orang ga ada yang salah sama aku ga ada yang berubah sama aku, kenapa ngga kamu aja yang intropeksi diri? mungkin aja yang bedanya ada di kamu. Ayolah jangan buat aku benci sama kamu, kamu tahu? kamu sahabat yang paling aku sayang tapi kamu juga sahabat yang paling suka ngatur-ngatur aku.
Aku gasuka sama sifat kamu yang sok ngatur, apalagi masalah cowo :( sayaaaaang kamu selalu "ngga sreg" sama cowo-cowo aku, kenapaa? kamu pinginnya aku jadian sama cewe gitu? ga mungkin kaaan. Kamu bilang kamu bakal nunggu sampai aku sadar, sadar buat apa? sadar kalo aku lebih baik gausah punya cowo biar ga dimarahin terus sama kamu? saya cape dimarahin kamu terus,saya selalu salah dimata kamu
Saturday, 17 April 2010
Thursday, 15 April 2010
nidji - dosakah aku
Nidji - Dosakah Aku
(Album Let's Play 2009)
dosakah aku mencintaimu...
mendampingimu...inginkanmu...
aku manjadi...diri sendiri...
tak peduli...apa kata dunia...
ku nanti hari ketika...
cinta datang...cinta menang...
jadi sayangku...bertahanlah...
bila terkadang mulutnya kejam...
peluklah aku...jangan menyerah...
mereka bukan hakim kita...
bintang yang mempertemukan kita...
cinta yang mempertahankan kita...
ooh...tuhan dengarkan doa...
dari cinta yang terlarang...
bintang yang mempertemukan kita...
cinta yang mempertahankan kita...
ooh...tuhan dengarkan doa...
dari cinta yang terlarang...
rasa yang mempersatukan kita...
cinta yang mempertahankan kita...
ooh...tuhan dengarkan doa...
dari cinta yang terlarang...
cinta dan rasa bersatu di doa...
berharap cinta kita yang terlarang...
berharap cinta kita yang kan menang...
(Album Let's Play 2009)
dosakah aku mencintaimu...
mendampingimu...inginkanmu...
aku manjadi...diri sendiri...
tak peduli...apa kata dunia...
ku nanti hari ketika...
cinta datang...cinta menang...
jadi sayangku...bertahanlah...
bila terkadang mulutnya kejam...
peluklah aku...jangan menyerah...
mereka bukan hakim kita...
bintang yang mempertemukan kita...
cinta yang mempertahankan kita...
ooh...tuhan dengarkan doa...
dari cinta yang terlarang...
bintang yang mempertemukan kita...
cinta yang mempertahankan kita...
ooh...tuhan dengarkan doa...
dari cinta yang terlarang...
rasa yang mempersatukan kita...
cinta yang mempertahankan kita...
ooh...tuhan dengarkan doa...
dari cinta yang terlarang...
cinta dan rasa bersatu di doa...
berharap cinta kita yang terlarang...
berharap cinta kita yang kan menang...
Saturday, 10 April 2010
333 boneka
Berdasarkan kisah nyata, sekarang aku cuman pingin menceritakan kembali :)
Kisah ini terjadi di suatu kota di Jepang, dimana ada seorang pria yang sangat begitu mengagumi seorang wanita. Pria ini tidak terlalu tampan dan kaya,hanya pria biasa yang memiliki rasa cinta yang tulus. Dia sangat mengagumi,mencintai seorang wanita tapi sayangnya, pria ini malu untuk mengungkapkan perasaannya kepada wanita tersebut.
Hingga suatu hari dia mengirimkan sebuah boneka beruang berwarna putih,ia taruh boneka itu di depan pintu rumah wanita yang ia kagumi,lalu ia menekan bell rumahnya. Tak lama kemudian pintu terbuka,nampaklah sesosok wanita berambut hitam,berkulit putih dan tinggi semampai,dan apabila dia tersenyum terlihat warna merah merona di pipinya. Wanita itu melihat ke sekeliling, tak ada siapapun dan yang ia lihat hanyalah sebuah boneka beruang berukuran kecil. Dia raih boneka itu dan membawanya masuk, dia perhatikan boneka itu dan seketika itu juga senyumnya terlihat lebar di bibirnya.
Pria itu melirik dari luar di sudut jendela,hatinya bersorak ketika ia melihat senyum indah yang terlukis di wajah wanita itu. Semenjak kejadian itu,pria itu malah semakin sering memberikan wanita itu boneka dan semakin banyak juga boneka beruang yang dimiliki oleh wanita itu.
Suatu hari wanita itu mulai penasaran, ia ingin tahu siapa yang sering memberikan ia boneka setiap pagi. Maka pagi-pagi sekali wanita itu bangun,dan ia mengintip di sudut jendela rumahnya. Alhasil dia tau siapa pengagum rahasianya itu,dan ia pun menghargainya. Semakin hari semakin sering ia melihat pria itu menaruh boneka di sepan pintunya, tanpa ia sadari ia pun mulai menyukai pria tersebut. Ia raih boneka itu dan membawanya masuk sambil berkata "kenapa kau tak katakan saja kepadaku jika memang kau benar menyukaiku,pasti akan kubalas perasaanmu" ia mengelus boneka itu dan menaruhnya di dalam kamar bersama boneka beruang yang lainnya.
Semakin hari semakin banyak boneka yang pria itu berikan, terkadang dalam sehari dia menaruh 3 atau 4 boneka. Tetapi, hal ini yang membuat wanita itu kesal "sampai kapan kamu akan seperti ini? sampai kapan kamu akan memendam rasa ini? aku lelah menunggu !" kini kata-kata itu yang sering ia ucapkan, hingga pada suatu hari san pria memberikan satu boneka beruang putih dengan ukuran yang sangat besar. Tiba-tiba pintu terbuka dan boneka itu diraih dan ia lemparkan kejalan sambil berteriak "aku tidak butuh semua ini ! yang aku butuhkan adalah pernyataan cintamu ! kalau memang benar kamu mencintaiku,kenapa kamu tidak langsung mengucapkan sendiri kepadaku?!" dan 'BRAKK!!' dibantingnya pintu rumah oleh wanita itu. Dari balik semak-semak,pria itu keluar dan memungut boneka tersebut.
Tapi sayangnya,ketika pria itu berbalik dan berjalan menuju ke sebrang jalan sebuah mobil menabraknya hingga darahnya bercucuran, dan seketika pria itu pun meninggal sambil memegang boneka besar itu. Suara tabrakan yang sangat keras itu di dengar oleh semua orang termasuk wanita yang ia kagumi, wanita itu berlari keluar dan memeluk pria itu sambil meneteskan air mata penyesalan. Berjam-jam wanita itu menangis dan tak mau lepas dari pria tersebut.
Malam tiba, malam semakin larut dan semakin larut dalam kesedihan. Air mata yang keluar pun semakin banyak,tak henti-hentinya wanita itu memandang seluruh boneka yang pria itu berikan kepadanya. Ya..boneka besar itu adalah boneka ke-333 yang pria itu berikan kepadanya,boneka paling terakhir. Wanita itu pun tak kuasa menahan tangis, ia peluk dengan erat ke-333 boneka itu dan tanpa ia sadari boneka itu berbunyi " aku mengagumimu,mencintaimu,saat ini,besok hingga selamanya. Maukah kau menjadi kekasihku?" ternyata selama ini, pria tersebut telah mengungkapkan perasaannya. Dia merekam suaranya dan ia masukkan ke dalam boneka itu. Mendengar semua itu, air mata makin membanjiri wajahnya hanya sesal yang ia rasakan, mengapa penyesalan itu datangnya terakhir?
Kisah ini terjadi di suatu kota di Jepang, dimana ada seorang pria yang sangat begitu mengagumi seorang wanita. Pria ini tidak terlalu tampan dan kaya,hanya pria biasa yang memiliki rasa cinta yang tulus. Dia sangat mengagumi,mencintai seorang wanita tapi sayangnya, pria ini malu untuk mengungkapkan perasaannya kepada wanita tersebut.
Hingga suatu hari dia mengirimkan sebuah boneka beruang berwarna putih,ia taruh boneka itu di depan pintu rumah wanita yang ia kagumi,lalu ia menekan bell rumahnya. Tak lama kemudian pintu terbuka,nampaklah sesosok wanita berambut hitam,berkulit putih dan tinggi semampai,dan apabila dia tersenyum terlihat warna merah merona di pipinya. Wanita itu melihat ke sekeliling, tak ada siapapun dan yang ia lihat hanyalah sebuah boneka beruang berukuran kecil. Dia raih boneka itu dan membawanya masuk, dia perhatikan boneka itu dan seketika itu juga senyumnya terlihat lebar di bibirnya.
Pria itu melirik dari luar di sudut jendela,hatinya bersorak ketika ia melihat senyum indah yang terlukis di wajah wanita itu. Semenjak kejadian itu,pria itu malah semakin sering memberikan wanita itu boneka dan semakin banyak juga boneka beruang yang dimiliki oleh wanita itu.
Suatu hari wanita itu mulai penasaran, ia ingin tahu siapa yang sering memberikan ia boneka setiap pagi. Maka pagi-pagi sekali wanita itu bangun,dan ia mengintip di sudut jendela rumahnya. Alhasil dia tau siapa pengagum rahasianya itu,dan ia pun menghargainya. Semakin hari semakin sering ia melihat pria itu menaruh boneka di sepan pintunya, tanpa ia sadari ia pun mulai menyukai pria tersebut. Ia raih boneka itu dan membawanya masuk sambil berkata "kenapa kau tak katakan saja kepadaku jika memang kau benar menyukaiku,pasti akan kubalas perasaanmu" ia mengelus boneka itu dan menaruhnya di dalam kamar bersama boneka beruang yang lainnya.
Semakin hari semakin banyak boneka yang pria itu berikan, terkadang dalam sehari dia menaruh 3 atau 4 boneka. Tetapi, hal ini yang membuat wanita itu kesal "sampai kapan kamu akan seperti ini? sampai kapan kamu akan memendam rasa ini? aku lelah menunggu !" kini kata-kata itu yang sering ia ucapkan, hingga pada suatu hari san pria memberikan satu boneka beruang putih dengan ukuran yang sangat besar. Tiba-tiba pintu terbuka dan boneka itu diraih dan ia lemparkan kejalan sambil berteriak "aku tidak butuh semua ini ! yang aku butuhkan adalah pernyataan cintamu ! kalau memang benar kamu mencintaiku,kenapa kamu tidak langsung mengucapkan sendiri kepadaku?!" dan 'BRAKK!!' dibantingnya pintu rumah oleh wanita itu. Dari balik semak-semak,pria itu keluar dan memungut boneka tersebut.
Tapi sayangnya,ketika pria itu berbalik dan berjalan menuju ke sebrang jalan sebuah mobil menabraknya hingga darahnya bercucuran, dan seketika pria itu pun meninggal sambil memegang boneka besar itu. Suara tabrakan yang sangat keras itu di dengar oleh semua orang termasuk wanita yang ia kagumi, wanita itu berlari keluar dan memeluk pria itu sambil meneteskan air mata penyesalan. Berjam-jam wanita itu menangis dan tak mau lepas dari pria tersebut.
Malam tiba, malam semakin larut dan semakin larut dalam kesedihan. Air mata yang keluar pun semakin banyak,tak henti-hentinya wanita itu memandang seluruh boneka yang pria itu berikan kepadanya. Ya..boneka besar itu adalah boneka ke-333 yang pria itu berikan kepadanya,boneka paling terakhir. Wanita itu pun tak kuasa menahan tangis, ia peluk dengan erat ke-333 boneka itu dan tanpa ia sadari boneka itu berbunyi " aku mengagumimu,mencintaimu,saat ini,besok hingga selamanya. Maukah kau menjadi kekasihku?" ternyata selama ini, pria tersebut telah mengungkapkan perasaannya. Dia merekam suaranya dan ia masukkan ke dalam boneka itu. Mendengar semua itu, air mata makin membanjiri wajahnya hanya sesal yang ia rasakan, mengapa penyesalan itu datangnya terakhir?
nggak ada sahabat sebaik mama :)
Nggak jarang mama bikin aku kesel, dia suka marah-marah, ngomongnya selalu nyelekit nusuk ke hati . Ngga jarang juga rasa benci dan marah kadang timbul di hati. Tapi taukah kalian? tak ada sahabat yang sebaik mama aku. Semenjak aku lahir dan menginjak bumi ini dia selalu menemani dan melindungi aku, melarang aku berbuat jahat dan selalu menyuruh aku berbuat baik. Disaat aku menangis seorang diri di sudut kamar, dia yang merangkul dan mengusap rambutku. Dia yang memberi kehangatan saat dinginnya malam mulai menusuk ke tulangku.
Saat semua sahabat yang aku percayai mulai benar-benar menjauh, hanya dia yang bisa menemaniku, dia tempatku menuangkan isi hatiku. Dia juga yang mengusap air mataku saat aku merasakan sakitnya dikhianati sahabat sendiri.
Menurut pengalaman aku, memang mamalah yang menjadi sahabat setiaku. Waktu aku putus sama pacar aku, semua sahabat aku ngejauh ngenilai aku sebagai sosok yang negative karena mereka pikir aku seorang "playgirl" mutusin cowo cuman gara-gara pingin deket sama cowo lain. Nggak ! plis deh kalian gatau apa-apa, cuman mama tempat aku cerita yang sebenernya. Jujur disitu aku memang salah,tapi mama bilang "sahabat yang baik itu sahabat yang selalu mendukung keinginan kamu,bukanya menambah beban saat kamu dalam kesusahan" disaat-saat seperti itu hanya mamalah yang benar-benar mendukungku. Tak kusangka orang yang selalu membelaku disaat suka dan duka adalah orang yang paling sering kusakiti.
Saat detik-detik ujian nasional tiba dia yang selalu melarangku berbuat macam-macam, nggak boleh mainlah,nggak boleh pacarablah, nggak boleh smsanlah,nggak boleh nongkrong terus di sekolah dan banyak lagi larangan yang dia ciptakan . Dan akupun dengan tegas tidak menerimanya " mama,kenapa sih? cuman sebentar,ko? temen-temen aja pada boleh " selalu kata-kata itu yang keluar setiap mama berulang kali melarang-larangku , "memangnya kalo kamu nggak lulus,temen kamu mau tanggung jawab?!" itulah jawaban mama setiap kali aku bertanya. Tapi sejujurnya kata-kata itu memang benar, apakah sahabat-sahabatku bertanggung jawab jika aku tidak lulus? apa mereka merasakan kepedihan yang sama? tidak ! yah malah mungkin sebagian dari mereka mengejek dan menertawakan kita. Tapi mama, dia ikut menguraikan air mata jika kita tidak berhasil.
Nggak ada sahabat sebaik mama,yang setia menemani kita,yang tidak suka membicarakan keburukan kita kepada orang-orang dibelakang kita. Maafin aku yang selama ini belum bisa membuatmu bangga mama :)
Saat semua sahabat yang aku percayai mulai benar-benar menjauh, hanya dia yang bisa menemaniku, dia tempatku menuangkan isi hatiku. Dia juga yang mengusap air mataku saat aku merasakan sakitnya dikhianati sahabat sendiri.
Menurut pengalaman aku, memang mamalah yang menjadi sahabat setiaku. Waktu aku putus sama pacar aku, semua sahabat aku ngejauh ngenilai aku sebagai sosok yang negative karena mereka pikir aku seorang "playgirl" mutusin cowo cuman gara-gara pingin deket sama cowo lain. Nggak ! plis deh kalian gatau apa-apa, cuman mama tempat aku cerita yang sebenernya. Jujur disitu aku memang salah,tapi mama bilang "sahabat yang baik itu sahabat yang selalu mendukung keinginan kamu,bukanya menambah beban saat kamu dalam kesusahan" disaat-saat seperti itu hanya mamalah yang benar-benar mendukungku. Tak kusangka orang yang selalu membelaku disaat suka dan duka adalah orang yang paling sering kusakiti.
Saat detik-detik ujian nasional tiba dia yang selalu melarangku berbuat macam-macam, nggak boleh mainlah,nggak boleh pacarablah, nggak boleh smsanlah,nggak boleh nongkrong terus di sekolah dan banyak lagi larangan yang dia ciptakan . Dan akupun dengan tegas tidak menerimanya " mama,kenapa sih? cuman sebentar,ko? temen-temen aja pada boleh " selalu kata-kata itu yang keluar setiap mama berulang kali melarang-larangku , "memangnya kalo kamu nggak lulus,temen kamu mau tanggung jawab?!" itulah jawaban mama setiap kali aku bertanya. Tapi sejujurnya kata-kata itu memang benar, apakah sahabat-sahabatku bertanggung jawab jika aku tidak lulus? apa mereka merasakan kepedihan yang sama? tidak ! yah malah mungkin sebagian dari mereka mengejek dan menertawakan kita. Tapi mama, dia ikut menguraikan air mata jika kita tidak berhasil.
Nggak ada sahabat sebaik mama,yang setia menemani kita,yang tidak suka membicarakan keburukan kita kepada orang-orang dibelakang kita. Maafin aku yang selama ini belum bisa membuatmu bangga mama :)
Thursday, 1 April 2010
bikin templates sendiri ;-)
Ada beberapa orang yang nanya ke aku "hil gimana caranya bikin templates pake foto sendiri?". Jujur asalnya aku ngga tau, tapi ngotal-ngatik,ngasal-ngasal eh taunya bisa. Sekarang aku mau coba ngasih cara gimana caranya bikin templates sendiri :
- Pertama ,kalian bisa klik : http://www.pimp-my-profile.com/ , terus ada bacaan : Other Layout , lalu klik
- Kedua, kalian bisa liat di Layout Editor ada bacaan Blogger Editor, lalu klik
- Ketiga, setelah kalian masuk ke Blogger Editor, klik start dan kalian bisa memasukkan foto-foto atau gambar sesuai keinginan untuk dijadikan templates dengan mengisi menu Background,Tables, Text/Headings,Scrollbars,Graphics,sampai ke Finish.
- Keempat , kalian bisa mengecek ato melihat hasil templates buatan kalian dengan mengkilik Preview My Layout!
- Kelima, jika hasil yang dinginkan sudah benar-benar sesuai dan cocok maka klik Generate My Code, nah disitu akan menampilkan embed code yang bisa kita salin dan kita jadikan templates di blog kita.
I remember - MOCCA
I Remember
Artist: Mocca
I remember...The way you glanced at me, yes I remember
I remember...When we caught a shooting star, yes I remember
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn
Do you remember..?
When we were dancing in the rain in that december
And I remember..When my father thought you were a burglar
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn
I remember...When we caught a shooting star, yes I remember
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn
Do you remember..?
When we were dancing in the rain in that december
And I remember..When my father thought you were a burglar
I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawn
Yes I remember.. All the things that we shared, and the promise we made, just you and I
I remember.. All the laughter we shared, all the wishes we made, upon the roof at dawnI remember.. The way you read your books,
yes I remember
The way you tied your shoes,
yes I remember
The cake you loved the most,
yes I remember
The way you drank you coffee,
I remember
The way you glanced at me, yes I remember
When we caught a shooting star,
yes I remember
When we were dancing in the rain in that december
And the way you smile at me,
yes I remember
Subscribe to:
Posts (Atom)